Mood adalah sebuah kondisi perasaan yang terus ada dan mewarnai kehidupan. Mood merupakan sebuah pengalaman emosi seorang individu yang menyebar. Emosi tersebut meliputi perasaan senang dan sedih. Mood biasanya terjadi pada ketidakmampuan coping. Sedangkan gangguan mood merupakan suatu gangguan yang melibatkan gangguan berat dan berlangsung lama mulai dari kegirangan hingga depresi berat. Dalam gangguan mood sendiri terdapat beberapa macam, diantaranya Unipolar. Dalam Unipolar ini terdapat gangguan depresi mayor yang memiliki ciri-ciri diantaranya, hilangnya semua minat, berat badan turun, insomia setiap hari, merasa bersalah setiap hari dan bahkan lebih parahnya memiliki rasa ingin bunuh diri. Gangguan destimik memiliki ciri-ciri lebih rendah dari gangguan depresi mayor dan memiliki nafsu makan yang buruk atau bahkan berlebihan. Gangguan Depresi mayor dan gangguan Distimik ini merupakan gangguan yang menyebabkan seseorang mengalami kesedihan yang berlebih. Dalam Unipolar juga terdapat gangguan Manik dan gangguan Hipomanik, gangguan ini merupakan gangguan dengan perasaan senang yang uvoria dan setelah bergembira biasanya marah-marah. Pada gangguan ini biasanya bisa di diagnosa pada anak-anak.
 Selain itu terdapat pula gangguan bipolar, gangguan ini dibagi menjadi tiga yaitu, bipolar I, bipolar II dan siklotimik. Ciri gangguan ini biasanya seseorang akan mengalami perasaan yang senang dan kemudian mengalami sedih yang berlebihan. Namun gangguan Siklotimik ini hanya gangguan yang rendah di antara bipolar I dan bipolar II.
Seseorang bisa dikatakan Abnormal jika memiliki ciri sebagai berikut: Distres, Impairment yaitu perilaku tidak dapat berfungsi secara optimal, beresiko bagi diri sendiri dan orang lain, dan perilaku tidak dapat diterima secara budaya dan sosial.
Dalam penanganan kasus gangguan mood ini terdapat dua terapi yang pertama terapi kognitif-behavioral (CBT) yaitu terapi yang mengacu pada perubahan menset klien. Misalnya, seorang terapis mengubah pola pikir klien yang semula berfikir negatif menjadi sebuah pemikiran yang positif. Cara yang kedua ialah psikoterapi interpersonal, terapi ini menggunakan empat tahap yaitu, tahap negoisasi, tahap jalan buntu dan yang terakhir tahap resolusi.

Komentar